Bidang Kegiatan Pengabdian
Bidang kegiatan yang dikembangkan oleh LP2M STMIK AMIKOM Purwokerto meliputi Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Penelitian dan Penerapan Hasil-Hasil Penelitian, dan Pemberian Konsultasi.
Jenis kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing bidang adalah.
1. Pendidikan kepada masyarakat Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka, menyebarluaskan, mendesiminasikan IPTEKS untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
2. Pelayanan kepada masyarakat, memberikan bantuan jasa keahlian kepada masyarakat/khalayak sasaran yang membutuhkan. Berbagai bantuan jasa keahlian dimungkinkan karena STMIK AMIKOM Purwokerto memiliki ahli yang cukup dan jenis keahlian sesuai dengan disiplin ilmu yang dikembangkan.
3. Pengembangan Wilayah (Program cybermas, merupakan suatu kegiatan untuk mengembangkan suatu wilayah dengan seluruh sistemnya secara komprehensif dan terpadu menggunakan sebuah sistem yang terkomputerisasi.
4. Tugas Praktek, menghasilkan calon sarjana sebagai penerus pembangunan yang menghayati permasalahan yang kompleks yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan dan belajar menanggulangi permasalahan tersebut secara pragmatis dan ilmiah serta Mendekatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan mahasiswa melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di masyarakat. Membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan mempersiapkan kader-kader pembangunan.
5. Pengembangan dan Penerapan Hasil Penelitian, Hasil-hasil penelitian betapapun canggihnya belum merupakan sumbangan bagi pembangunan masyarakat bila belum diimplementasikan hasil-hasilnya. Tidak semua hasil penelitian telah tersaji dalam bentuk yang siap untuk diterapkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah upaya untuk mengembangkan hasil-hasil penelitian menjadi produk baru berupa pengetahuan terapan, teknologi ataupun seni. Produk terapan ini bisa berupa perangkat lunak (software) seperti sistem informasi, cara kerja, prosedur kerja, metode atau perangkat keras (hardware) seperti peralatan, mesin dan sebagainya.
6. Pengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi, yaitu membimbing mahasiswa untuk berwirausaha menggunakan teknologi. Sehingga mahasiswa dapat mandiri.