Pengembangan Kemahasiswaan
Materi Pengembangan Kemahasiswaan
Materi pengembangan kemahasiswaan baik yang diperoleh melalui pengalaman perguruan tinggi masing-masing, kegiatan bersama antara berbagai perguruan tinggi maupun yang dikembangkan melalui pelatihan dan pengkajian konsep terus berkembang. Melalui berbagai pengkajian, maka pada dasarnya materi pengembangan kemahasiswaan tersebut meliputi pengembangan :
a. Penalaran dan keilmuan mahasiswa
b. Minat dan kegemaran mahasiswa
c. Kesejahteraan mahasiswa
d. Organisasi mahasiswa
e. Bakti sosial mahasiswa
Organisasi Kemahasiswaan Organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi merupakan wahana pengembangan diri mahasiswa yang diharapkan dapat menampung kebutuhan untuk menyalurkan minat dan kegemaran, meningkatkan kesejahteraan dan sekaligus menjadi wadah kegiatan peningkatan penalaran dan keilmuan serta arah profesi mahasiswa. Mengingat para mahasiswa merupakan bagian dari sivitas akademika dan dalam usia dewasa muda, maka organisasi mahasiswa tersebut perlu disusun berdasarkan prinsip ?dari, oleh dan untuk mahasiswa?. Hal ini sesuai pula dengan azas pendidikan orang dewasa yaitu lebih bersifat ulur tangan daripada campur tangan. Diperguruan tinggi terdapat organisasi mahasiswa sebagai berikut :
a. Di tingkat Sekolah Tinggi terdapat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Senat Mahasiswa, dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
b. Di tingkat Program Studi/Jurusan terdapat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)