12 Hadirkan Dua Anggota KPK, STMIK Amikom Purwokerto Gelar Kuliah Umum Pendidikan Anti Korupsi
Maret
2018


KETUA STMIK Amikom Purwokerto Dr Berlilana SP SKom MSi berfoto bersama anggota KPK paska menandatangani pakta integritas kampus zona anti korupsi.

PURWOKERTO-STMIK Amikom Purwokerto menggelar kuliah umum pendidikan anti korupsi di aula kampus setempat. Kegiatan yang diikuti seluruh mahasiswa angkatan 2014-2016 ini digelar selama empat hari, mulai Senin-Kamis (22-25/1).

Kuliah umum tersebut selain menghadirkan narasumber lokal yang kompeten, juga menghadirkan langsung dua anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di hari terakhir, Kamis (25/1). Dari KPK yang hadir yakni Deputi Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Layanan Masyarakat KPK, Masagung Dewanto serta staf Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Dutty Rahmatiasih.

Ketua STMIK Amikom Purwokerto, Dr Berlilana SP SKom MSi mengatakan kelas hari terakhir sangat istimewa. Karena materi disampaikan langsung oleh orang yang terlibat di KPK. “Pasti banyak ilmu yang diambil. Tapi ilmu yang didapatkan harapannya nanti tidak sekadar mengendap tapi juga menjadi perubahan perilaku. Karena korupsi di Indonesia, kalau orang kampus sadar insyaallah mudah-mudahan korupsi akan hilang dari Indonesia,” kata dia.

Selain kuliah umum, STMIK Amikom Purwokerto dan KPK juga menandatangani pakta integritas. Sebagai satu komitmen paling kecil adanya pakta integritas anti korupsi, menurut dia yakni mulai dengan tidak menyontek saat ujian, dan lainnya. Karena sesuatu yang kecil, yang menurut dia akan membuat berubah.

“Mari komitmen bersama agar bangsa Indonesia bisa maju. Minimal dari STMIK Amikom Purwokerto akan melakukan perubahan kecil. Karena perubahan besar dimulai dari perubahan kecil. Nantinya, mudah-mudahan KPK bisa mempercayai STMIK Amikom Purwokerto menjadi bagian daerah ini bebas korupsi dengan transparansi teknologi informasi,” katanya.

Sementara itu, Deputi Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Layanan Masyarakat KPK, Masagung Dewanto mengatakan, perubahan negara Indonesia kalau dilihat sejak sebelum kemerdekaan sampai saat ini pasti melibatkan pelajar dan mahasiswa.

“Kami berharap mahasiswa dari STMIK Amikom Purwokerto ini ikut menyuarakan jeritan masyarakat untuk memberantas korupsi. Dengan perkembangan teknologi dan informasi, korupsi berbasis teknologi bisa dilawan dengan teknologi juga, kita tidak bisa menutup mata dengan kemajuan teknologi dan informasi,” kata dia.

5 Top Materi

5 Top Papers

===========================================